Wakil Ketua Umum Kadin Kaltim bersama Guy Loup Motte dari Sustainable Development Total Indonesia E&P

SAMARINDA -  Perusahaan migas Total E&P Indonesie melakukan pertemuan secara khusus dengan jajaran Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kaltim untuk mendukung perekonomian Kaltim dalam bidang usaha kecil menengah (UKM).

“Ini masih tahap awal untuk mencari titik awal kerja sama. Nantinya akan berlanjut sesuai dengan kesepakatan yang sudah dibicarakan. Sebelumnya kami sudah melakukan pertemuan dengan Kadin kabupaten-kota,” ungkap Andi Renggana, CSL Method Total, usai pertemuan di Swiss-Belhotel Borneo Samarinda (2/10) lalu.

Hadir pula dalam pertemuan itu jajaran manajemen Total E&P Indonesie, yakni Guy Loup Motte, Philippe La fay, dan Claudin Chavee. Ketiganya  dari Sustainable Development Total.

Wakil Ketua Umum Kadin Kaltim Syafarudin menjelaskan, usai pertemuan ini akan dibicarakan, program apa yang  siap digarap Total.  “Program UKM milik Kaltim sudah berjalan, dan ada beberapa jenis. Dari pemerintah maupun BUMN. Sedangkan Total nantinya akan ikut andil dalam bentuk seperti apa, mungkin saja dalam pelatihan SDM, finance, atau marketing,” jelasnya pada Kaltim Post.

Sementara itu, dalam pertemuan yang dipimpin oleh Sayid Irwan, ketua Bidang Hubungan Internasional Kadin Kaltim tersebut, menegaskan pada tahap awal ini diharapkan Total membawa angin segar bagi para pelaku bisnis di Kaltim, terutama dalam UKM.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir segenap jajaran Dewan Pengurus Kadin Kaltim yaitu, Hj. Nurhasanah, Amir P. ali, Syamsudin Pattiroy, Indras Purwadi, Widiasmoro EP, Rusli Burhan, A.Johnson Daud, Alexander Sumarno. Hadir pula Kadin Kab/kota dari Kadin Samarinda Iriansyah Said dan Kadin Kutai Kartanegara Kusmainoor.

“Mungkin bentuk kerja sama yang signifikan tersebut, bisa mengacu pada pemecahan masalah susahnya produk Kaltim yang masuk ke Eropa. Hal itu akan menjadi poin pembahasan agar Kadin punya gambaran,” ungkapnya. (dikutip dari */adc)