Kadin Kalimantan Timur saat ini tengah menyusun potensi investasi yang ada di Kaltim. “Melalui kerja sama dengan pemerintah, nantinya investor yang berminat bisa memanfaatkan data dari Kadin sebagai dasar dalam melakukan investasi”, ungkap Ketua Kadinda Kaltim Fauzi Bahtar.

Fauzi mengatakan, penyusunan potensi investasi untuk data kadin agar nantinya jika ada investor datang dapat ditawarkan, dan jika investor tertarik maka akan diserahkan langsung ke pemerintah sebagai pemangku kebijakan.

Selain tengah menyusun potensi investasi yang ada di Kaltim, Kadin Kalimantan Timur mengharapkan Gubernur Kalimantan Timur menerbitkan surat keputusan yang menghimbau kepada kepala daerah di Kaltim untuk mewajibkan setiap perusahaan menjadi anggota Kadin dalam setiap pengeluaran izin usaha.

Permohonan ini terkait penandatanganan nota kesepahaman antara Kadin Indonesia dengan tiga menteri, yakni Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Dalam Negeri, tentang dukungan keanggotaan pada organisasi dunia usaha.“Dukungan daerah diperlukan untuk mengimplementasikan nota kesepahaman tersebut”, ujarnya, Senin (17/12/2012).

Kendati demikian, dia menjelaskan, masih perlu ada petunjuk pelaksanaan (juklak) yang mengatur mengenai mekanisme pelaksanaan kesepakatan tersebut. “Kami sudah melakukan audiensi dengan gubernur dan beliau meminta juklak sebagai dasar hukumnya. Pada dasarnya gubernur siap untuk membackup kebijakan ini,”pungkasnya.

Fauzi menambahkan, gubernur sebelumnya pernah mengeluarkan edaran serupa beberapa tahun lalu kepada tiap kepala daerah dan ada beberapa daerah yang mengikuti jejak yang sama. Namun, edaran ini kemudian menjadi tidak efektif karena dasar hukumnya tidak cukup kuat.

Gubernur, tambah Fauzi, juga meminta kepada para pelaku usaha yang berniat untuk melakukan investasi di Kaltim agar masuk secara kelembagaan. Selain evaluasi dan monitoringnya akan semakin mudah, kerja sama dengan pelaku usaha lokal juga akan semakin terbuka lebar karena ada komunikasi kelembagaan melalui Kadin.

“Jadi, Pak Gubernur [Awang Faroek] juga meminta agar pengusaha anggota Kadin Indonesia datang bersama-sama dengan Kadin Kaltim ketika akan masuk dan berinvestasi. Ini akan lebih mudah daripada secara pribadi,” tambahnya.(jmbrnk source: fer/datsi sfc)