SAMARINDA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim diminta untuk berpartisipasi dan ikut serta menyukseskan Program Masterplan Percepatan, Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) dengan ikut ambil bagian dalam pembangunannya.

Harapan ini disampaikan Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak saat menerima Ketua dan Pengurus Kadin Kaltim di Ruang Tamu Gubernur Kaltim, Kamis (6/12).

Awang Faroek meminta Kadin Kaltim dapat menjadi jembatan bagi masuknya investasi khususnya pada proyek-proyek kluster industri berbasis gas dan kondensat di Kota Bontang dan kluster industri berbasis pertanian dan oleo chemical di Kutai Timur.

“Kadin Kaltim hendaknya dapat menjadi jembatan bagi datangnya investasi ke Kaltim, khususnya investasi dari anggota di lingkungan Kadin Pusat dan seluruh Kadin di Indonesia,” harapnya.

Awang Faroek meminta Kadin Kaltim untuk dapat juga berpartisipasi pada pembangunan usaha yang lebih berpihak kepada rakyat dan menyerap tenaga kerja lebih banyak seperti pembangunan pabrik rumput laut, pembangunan pabrik lada, crude palm oil (CPO), pabrik karet dan lain-lain.

Dengan pengolahan produk terlebih dahulu, maka produk-produk pertanian di Kaltim memiliki nilai tambah secara ekonomi sebelum dipasarkan ke luar Kaltim.

Gubernur mengajak anggota Kadin Kaltim untuk tidak terkungkung dengan pekerjaan di daerah saja, tetapi dapat berpikir nasional dan dapat menjadi salah satu organisasi yang dapat mendatangkan manfaat bagi masyarakat luas.

“Jadi tidak boleh berhenti untuk berkreasi terhadap proyek-proyek pembangunan yang sedang dilaksanakan. Silahkan berpartisipasi dan jangan menunggu peluang datang. Saya ingin ada konglomerat yang lahir dari Kaltim,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Kaltim H. Fauzi Bachtar menjelaskan bahwa anggota Kadin Kaltim siap berpartisipasi dan menyukseskan proyek-proyek MP3EI dan kluster-kluster yang telah ditetapkan pemerintah.
Begitupun dengan proyek-proyek Food Estate dan Rice Estate yang ada di sepuluh kabupaten di Kaltim, Kadin Kaltim siap untuk mendukung dan berpartisipasi didalamnya.(sumber : yul/hmsprov)