SAMARINDA – Pengusaha di seluruh Kaltim yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) serta Himpunan Pengusaha Muda Indonedia (Hipmi) Kaltim diminta untuk fokus pada pembangunan proyek-proyek besar berkelas multinasional.

Demikian disampaikan Gubernur Kaltim DR H Awang Faroek Ishak saat Halal Bihalal Kadin dan Hipmi Kaltim bersama jajaran Pemprov Kaltim di Pendopo Lamin Etam, Senin malam (24/8).

Menurut Awang, dengan ditunjuknya Kaltim sebagai kluster industri berbasis gas dan kondensat serta kluster industri berbasis pertanian dan oleochemical, menjadikan Kaltim sebagai provinsi unggulan dalam investasi nasional.

“Mari pengusaha di seluruh Kaltim yang tergabung dalam Kadin ataupun Hipmi untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan proyek-proyek besar. Proyek-proyek kecil serahkan saja ke koperasi atau usaha kecil menengah,” harapnya.

Selain ditunjuk sebagai penyelenggara dua klaster industry nasional, Kaltim juga masuk dalam Masterplan Percepatan, Perluasan, Pembangunan Ekomoni Indonesia (MP3EI) yang menjadi peluang besar (big opportunity) bagi para pengusaha di daerah untuk dapat berpartisipasi di dalamnya.
Awang menegaskan, pembangunan di Kaltim tetap menunjukkan kemajuan walaupun tidak ada proyek-proyek besar. Kemajuan itu akan lambat tanpa ada akselerasi. Sebab itu, dukungan para pengusaha sangat dibutuhkan di sini.

“Saat ini saja telah dilakukan 15 kali ground breaking (peresmian tiang pertama pembangunan proyek) dan akan disusul 26 lagi yang siap ground breaking. Jadi di Kaltim terdapat 41 proyek besar yang akan ada di beberapa kabupaten/kota,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur Awang Faroek juga meminta Kadin Kaltim dan Hipmi Kaltim untuk menyelenggarakan pelatihan bagi pengusaha muda atau pemula, bekerjasama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait seperti Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi atau Badan Pendidikan dan Pelatihan Kaltim.

Sementara itu, Ketua Kadin Kaltim H Fauzi Bahtar mengatakan bahwa halal bihalal dalam suasana Idul Fitri 1433 Hijriah ini dapat dijadikan momentum bagi Kadin dan Hipmi Kaltim untuk dapat bersinergi dan menyelaraskan dengan program pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemprov Kaltim. (sumber : yul/hmsprov)